Bank Mandiri Berhati-hati Salurkan KPR

SURABAYA, Bank Mandiri tetap bersikap sangat berhati-hati dalam menyalurkan kredit kepemilikan rumah (KPR), mengingat situasi perekonomian nasional hingga kini belum bebas betul dari dampak krisis keuangan global.

"Kendati situasi saat ini agak membaik, kami tetap berhati-hati dalam menyalurkan KPR," kata Direktur Bank Mandiri, Bambang Setiawan, di Surabaya, Sabtu (30/5) lalu.

Saat ditemui dalam acara "Peluncuran Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi" yang diselenggarakan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu, Bambang menilai risiko kredit properti di Indonesia memang tak sebesar di Amerika Serikat.

"Tapi, sikap kehati-hatian tetap diperlukan sambil menunggu saat yang tepat. Jika dibandingkan dengan Amerika, risiko penyaluran kredit di sini relatif lebih kecil, karena kita tidak main di ’derivatif’ (satuan turunannya)," katanya.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan bahwa perkembangan perbankan nasional berangsur-angsur membaik. Total kredit yang disalurkan Bank Mandiri pada kuartal pertama 2009 mencapai Rp177 triliun. "Angka itu meningkat 30 persen dibandingkan kuartal yang sama pada 2008. sedang NPL (kredit tak lancar) kami hanya satu persen," katanya.

Sementara itu, dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun Bank Mandiri pada kuartal pertama 2009 telah mencapai Rp157 triliun atau meningkat sekitar 57 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2008.

Ia berpendapat, perkembangan Bank Mandiri sebagai representasi perbankan di Indonesia sesuai dengan pandangan IMF, bahwa hanya empat negara di dunia yang bisa melewati badai krisis keuangan global, yakni Cina, India, Indonesia, dan Vietnam.

Meskipun demikian, lanjut dia, Bank Mandiri masih belum berani menurunkan suku bunga secara signifikan. Penurunan BI Rate, juga disikapi secara berhati-hati oleh Bank Mandiri. Hingga Mei 2009, suku bungai Bank Mandiri turun 1,2 persen. "Memang kami belum menurunkan hingga 1,5 persen, tapi dibandingkan bank-bank nasional lainnya, langkah kami sudah cukup maju," tandasnya.
Sumber :
http://properti.kompas.com/read/xml/2009/06/01/21424546/bank.mandiri.berhati-hati.salurkan.kpr.