Pembebasan Lahan Tol antara Pekanbaru dan Dumai

Berita ini akan membuat minat anda untuk berinvestasi di Provinsi Riau akan semakin terbuka. Provinsi Riau saat ini sedang gencar dalam pembangunan infrastrukture. Dengan pembangunan jalan, gedung dan pertokoan baik dari pemerintah maupun swasta dapat menjadi Riau sebagai Pusat Bisnis Sumatera. Apalagi Riau letak sangat strategis dengan model tanah yang datar, tetapi dibeberapa daerah tidak dipungkiri adanya daerah rawa. Berpandai-pandailah anda jika ingin mempunyai investasi di Provinsi Riau, cari informasi sebanyak mungkin tentang property yang anda idamkan. Lihat langsung ke lokasi dengan melakukan survei, berikut berita yang kami kutip dari media lokal Riau :

Meskipun telah berulang kali ditenderkan, namun tetap belum ada investor berminat, Pemprov Riau dan sejumlah daerah yang terlintasi proyek yalan tok Pekanbaru-Dumai berksimpulan, kepastian status lahan menjadi salah satu kendala. Karena itu disepakati pembebasan lahan akan dilakukan sesegera mungkin.

Masalah pembebasan lahan untuk jalan tol ini menjadi salah satu agenda penting dalam rapat kerja (Raker) bupati dan walikota se-Riau yang digelar besok, Kamis (7/1/10) di Hotel Labersa, Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Ada lima daerah yang akan menjadi lintasan jalan tol tersebut, yakni Pekanbaru, Kampar, Siak dan Bengkalis.

"Dalam raker Bupati dan Walikota se Riau besok kita rencanakan akan membentuk tim 9 pembebasan lahan untuk jalan tol Pekanbaru-Dumai, nanti akan melibatkan para Bupati dan Walikota yang daerahnya terkena pembangunan jalan Tol ini, seperti Siak, Bengkalis,Dumai dan Pekanbaru," jelasnya kepada wartawan, termasuk riauterkini di ruang kerjanya, Rabu (6/1/10).

Disebutkan Mambang, dalam pertemuan empat Bupati, Walikota plus Pemrpov Riau akan membahas secara tekhnis biaya pembebesan lahan dimasing masing wilayah secara proporsional. "Nanti kita akan mencoba untuk menyepakati ganti rugi lahan dan anggaran yang proporsional untuk itu, selain itu nanti kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan jalan tol itu," terangnya.

Untuk tahap awal, Pemerintah provinsi Riau telah menganggarkan Rp 15 miliar di APBD tahun 2010 ini untuk pembebasan lahan Tol sepanjang 135 kilometer. Untuk kelima daerah, diharapkan diharapkan dapat mengggarkan Rp 10 miliar di APBD 2010. Sumber RiauTerkini.com