Target Pembangunan Rumah Sejahtera Diprediksi Tak Tercapai

Target pembangunan rumah sejahtera tapak di Indonesia pada tahun 2010 diperkirakan tak tercapai. Pembangunan hunian yang sebelumnya dikenal dengan rumah sederhana sehat itu ditargetkan sebanyak 150.000 unit dengan prediksi realisasi sekitar 120.000 unit.


Ketua Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia Teguh Satria mengatakan, banyak hal yang perlu dievaluasi sebagai pemicu target tak tercapai. Tidak tercapai itu penyebabnya macam-macam. Apakah ada hambatan, target yang salah, atau kondisi yang tidak mendukung, katanya di Bandung.

Banyak hal yang perlu dievaluasi sebagai pemicu target tak tercapai. Menurut Teguh, Kamis (28/10), paradigma bahwa pembangunan rumah sejahtera tapak adalah tanggung jawab pengembang perlu diubah. Pihak yang seharusnya menetapkan target pembangunan yakni bupati dan wali kota.

Selama kepala daerah yang punya rakyat dan wilayah tidak membuat target, tentu dorongannya tidak cepet, katanya. Pemerintah daerah harus melakukan pemetaan, menetapkan jumlah penduduknya yang belum punya rumah, dan menentukan wilayah untuk permukiman. Kompas