Developer Pekanbaru kewalahan soal sambungan Listrik

Sebelum gerakan satu juta sambungan baru dicanangkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN), hampir di seluruh Indonesia para pengembang (developer) menjerit dan berteriak untuk memperoleh izin penyambungan. Namun saat ini kondisinya berbalik seratus delapan puluh derajat, saat ini PLN malah menjadi pihak yang berteriak-teriak agar developer segera mengurus izin sambungan barunya.



Kondisi tersebut saat ini terjadi pada PT PLN (Persero) Cabang Pekanbaru. Menurut manejernya Ilham Santoso, di wilayah kerja PLN Cabang Pekanbaru terdapat 125 izin penyambungan baru yang telah disetujui oleh PLN untuk developer (perumahan red). Namun hinggi kini baru sebanyak 25 developer yang telah memenuhi kewajibannya untuk membayar biaya sambungan baru tersebut, seperti yang dilansir dari RiauOnline.com

"Saat ini PLN yang berteriak-teriak agar developer segera membayar biaya sambungan baru sesuai dengan permohonan yang telah diajukan mereka. Kondisi ini terbalik dengan apa yang terjadi sekitar setahun yang lalu," ungkap Ilham Santoso kepada wartawan saat jumpa pers, Jumat (16/9/2011).

Pada hal lanjut Ilham lagi, dengan kebijakan PLN yang baru developer tinggal terima bersih. Sebab jaringan dan travo sudah disediakan oleh PLN. "Pengembang tinggal bayar kita menyalurkan apinya. Namun, ternyata tidak seperti yang dibayangkan developer sebagian besar masih mangkir. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya terutama sekitar setahun lalu," imbuhnya. Hal ini merupakan peningkatakan pelayanan PLN kepada masyrakat, nah sekarang gimana dengan para Pengembang (developer) untuk layanan kepada konsumen mereka ?