Panduan Beli Rumah untuk Pasangan Muda

Membeli rumah pertama memang tak mudah. Apalagi, jika Anda termasuk pasangan muda. Karena beberapa alasan, sering terjadi, maksud hati ingin membeli rumah impian, apa daya sulit terwujud.

Biasanya, pasangan muda lebih memilih rumah yang berlokasi di pinggir kota Jakarta. Namun, hal ini bisa diakali jika Anda memilih daerah pinggir yang sarana transportasinya cukup memadai. Plus, dambaan hidup tenang, segar, dan nyaman akan didapat.


Selain itu, para pasangan mudah yang akan membeli rumah pertama sebaiknya lebih memperhatikan perhitungan biaya penghasilan antara suami-istri untuk angsuran per bulan. Biasanya, usia di bawah 30 tahun, bank memungkinkan KPR hingga 15 tahun. Pun, sebaiknya mereka memperhatikan fasilitas di sekitar kawasan tersebut, seperti pendidikan dan mal.

Ketua Umum REI 2010-2013 Setyo Maharso pernah menyarankan, sebaiknya pasangan muda mencari rumah pertama membeli melalui pengembang yang ikut organisasi. Selain itu, sebaiknya mereka juga memilih lokasi dekat dengan usaha yang tentu sesuai dengan isi kantungnya.

Bantuan bank

Memang, bicara isi kantung dengan keinginan membeli rumah tak ada habisnya. Penghasilan tetap berjalan lambat, sedangkan harga rumah terus berlari kencang. Akhirnya, banyak orang yang memilih membeli rumah dengan bantuan bank.

Seperti pernah dipaparkan dalam artikel di Kompas.com berjudul 8 Tips Lebih Jeli Memilih Rumah, meminjam uang di bank memang masih merupakan cara mendapatkan rumah impian. Hanya, cara ini tak akan pernah terwujud jika nama Anda telah "dicoret" dalam daftar calon peminjam oleh salah satu bank tempat Anda pernah meminjam dana sebelumnya. Maka, sebelum menjemput rumah impian, pastikan tak ada informasi yang salah tentang alur pinjaman kredit Anda, atau tak ada kekeliruan nilai kredit.

Selain itu, sebaiknya Anda pun tak ragu bertanya kepada teman atau saudara anda yang pernah menggunakan jasa peminjamnnya. Ajak mereka berbagi pengalaman dan mereferensikan Anda pada bank yang memang punya kredibilitas.

Hal penting lainnya, jika ada rencana pembangunan jalan tol di kawasan perumahan yang Anda cari, jangan ragu membeli rumah tersebut sebelum harganya melambung naik. Maklum, beberapa perumahan memang menetapkan harga rumah yang selangit karena infrastrukturnya sudah lengkap.

Pembangunan jalan tol, misalnya, bisa membuat harga rumah naik 50 persen. Jika semuanya sudah beres, Anda jangan lupa juga menyisihkan alokasi biaya tambahan, seperti untuk dana asuransi, pajak, dan juga biaya konsultasi atau administrasi. Jumlah ini harus dianggarkan sebagai pembayaran tambahan setiap bulan, selain jumlah yang harus Anda bayarkan untuk angsuran rumah. Jangan lupa, siapkan juga dana perbaikan dan perawatan rumah. KOMPAS