Bisnis Properti Mulai Menjamur di Pematang Reba

Sebagai pusat pemerintahan, Pematang Reba yang menjadi ibukota Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menjadi magnet bagi tumbuhnya ekonomi di daerah itu. Bisnis dan ekonomi pun tumbuh berkembang bak cendawan di musim hujan, tak terkecuali bisnis properti atau perumahan.

Saat ini puluhan perumahan baru muncul sebagai dampak tingginya kebutuhan akan papan di wilayah yang masih merupakan kelurahan ini. Dengan menawarkan berbagai keunggulan, perumahan-perumahan di daerah ini tetap menarik bagi masyarakat yang umumnya pegawai dan pekebun ini.

''Tingginya permintaan akan rumah di Pematang Reba, mendorong kami untuk ikut membantu menyukseskan program pemerintah dalam pemenuhan dan ketersediaan papan. Kami sekarang mulai membangun perumahan Griya Bumi Bhakti,'' ujar Mamak Sarpius, pengusaha lokal yang kini juga terjun ke bisnis properti.

Dibawah bendera CV Bumi Bhakti, Sarpius optimis akan mampu mendukung program pemerintah dalam pembangunan perumahan dimana rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Sarpius mengatakan Griya Bumi Bhakti hanya berjarak satu kilomter dari tugu patin yang merupakan ikon kota Pematang Reba seperti yang diberitakan riauonline.com. Griya Bumi Bhakti memiliki dua tipe, yaitu tipe 45 plus dan 36 plus, plus ini artinya lengkap fasilitasnya, dan tiap-tiap rumah tersebut dibangun diatas tanah seluas 181 meter persegi. ''Selain fasilitas utama di rumah, kita juga membangun mushola sebagai tempat ibadah umat Islam, dan juga membangun lapangan bola voli sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya tanpa harus keluar dari komplek perumahan,'' katanya.

Sebagai salah seorang warga Pematang Reba, tambahnya, dia melihat bahwa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Inhu, Kelurahan Pematang Reba akan semakin diminati oleh masyarakat, baik sebagai tempat tinggal ataupun sebagai tempat usaha, dan tentunya dibutuhkan banyak rumah sebagai tempat tinggal.

''Kebetulan saya memang sudah punya tanah di Jalan Bumi Bhakti maka saya coba untuk membuka usaha properti ini, dan alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, memang saat ini rumah-rumah tersebut belum selesai seluruhnya, namun sudah habis dipesan,'' pungkas Sarpius.