Mau Hemat Listrik Rp 2 Juta Tiap Tahun? Ini Rahasianya!

Tren penghematan energi bukan hanya karena isu global warming. Lebih dari itu, hemat energi juga sangat terkait dengan memperbaiki perilaku, sehingga kita bisa lebih ”menyatu" dengan alam.


Sektor rumah tangga mengonsumsi sekitar 10,3% dari total energi di Indonesia. Penggunaan energi terbesar berasal dari penggunaan Air Conditioner (AC) dan lemari es. Untuk itu jika ingin memulai penghematan listrik, perhatikan konsumsi kedua perangkat tersebut, baru dari situ kita bisa mulai menghemat listrik dari penghematan yang lain.

Seberapa besar sih penghematan yang bisa kita lakukan dengan mengubah konsumsi perangkat listrik di rumah? Simak beberapa cara menghemat energi di rumah seperti dipaparkan tim Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECHI) berikut ini:

Pendingin Ruangan (AC) - Penghematan Rp 130.000 per bulan

Jika Anda ingin hemat, ubahlah kebiasaan Anda menggunakan AC di bawah 24 derajat celsius. Selain badan lebih sehat, suhu ideal 24 -25 derajat celsius juga bisa berpotensi menghemat listrik hingga Rp 130.000 per bulan. Setiap menurunkan suhu 1 derajat celsius pada AC, maka konsumsi listrik meningkat 6%.

Anda juga bisa membersihkan secara rutin kondensor, filter, dan koil AC. AC kotor adalah pemborosan energi. Selain itu, Anda sebaiknya menutup akses udara keluar seperti pintu, jendela dan bukaan lainnya agar udara dingin tak terbuang.

Penggunaan Lampu - Penghematan Rp 55.000 per bulan

Ganti semua lampu pijar dengan lampu Compact Fluorescent Light (lampu hemat energi). CFL bisa menghemat lebih dari 50% beban listrik.

Selain itu, Anda bisa mematikan lampu pada saat tidak digunakan.Perawatan lampu (membersihkan dari debu) juga bisa menghilangkan resiko pengurangan daya penerangan hingga 5%.

Untuk menghemat listrik, sebaiknya matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Cabut kabel listrik dari stop kontak. Energi masih terbuang saat kabel masih dalam posisi stand by.

Penghematan maksimal bisa dilakukan dengan mengganti komputer desktop dengan laptop. Penghematannya bahkan mencapai 5 kali dibanding komputer desktop.

Pendingin Makanan - Penghematan Rp 10.000 per bulan

Atur suhu ideal lemari es pada 2 sampai - 4 derajat celsius. Sedangkan untuk freezer, suhu bisa diatur pada 17 - 15 derajat celsius.

Sebaiknya Anda juga mengganti lemari es yang sudah lebih dari 10 tahun. Hal ini bisa mengurangi beban listrik hingga 75%.

Untuk penghematan maksimal, Anda bisa mengurangi frekuensi membuka pintu lemari es karena 7% energi terbuang saat pintu terbuka terlalu sering atau terlalu lama.

Penghematan sebaiknya dilakukan dengan kesadaran, bukan keterpaksaan. Jadi, penghematan tak harus mengurangi kenyamanan beraktivitas, tapi justru bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas kesehatan.

Nah, jika melakukan penghematan seperti di atas, penghematan penggunaan listrik Anda bisa mencapai hingga Rp 2.800.000 per tahun! (kompas.com)