Fasilitas KPR Bantu Miliki Rumah

Rumahku Istanaku, peribahasa tersebut sering digunakan untuk menggambarkan pentingnya keberadaan rumah bagi seseorang. Tak perduli apakah berukuran kecil atau hanya bangunan sederhana, rumah erat kaitannya dengan kebahagiaan karena menjadi tempat berkumpul bersama keluarga. Itulah sebabnya memiliki rumah sendiri menjadi idaman semua orang. Apalagi rumah merupakan kebutuhan pokok yang sudah sewajarnya dimiliki sebuah keluarga khususnya.

Namun harga rumah yang tidak murah menjadi kendala untuk memiliki rumah sendiri. Contohnya terjadi pada pasangan muda belum memiliki tempat tinggal sendiri, sehingga membeli rumah menjadi prioritas yang berada dalam wish list. Akan tetapi kondisi keuangan yang belum stabil cenderung menjadi penghambat dalam proses kepemilikan rumah.

Seperti yang dituturkan Tisha Satya Kanilah (32), karyawati swasta yang telah mengambil rumah pertamanya sejak tahun 2006 lalu. "Kondisi Harga rumah yang terus meningkat tidak sebanding dengan peningkatan penghasilan, sehingga akan sulit jika harus menunggu hingga semua uang terkumpul. Dengan menggunakan fasilitas kredit dari bank hal itu dapat teratasi," ujarnya.

Tentunya mengajukan kredit dari bank itu gampang-gampang susah. Banyak langkah yang harus ditempuh sebelum memiliki rumah sendiri. Pertama kali tentunya kita harus menentukan rumah yang kita inginkan. Lakukan survei secara cermat, jangan sampai menyesal dikemudian hari mengingat proses pelunasan cicilan biasnya memakan waktu yang lama. Lakukan survei terlebih dahulu pada lokasi rumah idaman. Selidiki harga pasaran di daerah tersebut dan kondisi rumah yang diinginkan, cari tahu juga proyeksi kenaikan harga karena akan menjadi aset di masa depan.

Tak lupa jika memilih perumahan dengan pembangunan oleh developer tertentu, maka pilihlah developer/ pengembang yang terpercaya. Jangan sampai kualitas rumah tidak sebanding dengan harga rumah. Atau jangan-jangan pengembang kurang peduli dengan fasilitas umum di lingkungan perumahan yang anda pilih karena hanya berorientasi keuntungan. Alhasil sebagai konsumen Anda akan dirugikan, padahal cicilan rumah tetap harus dibayarkan ke pihak bank yang menalangi KPR kita.

Bila memiliki budget terbatas, carilah rumah di pinggir kota. Saat ini banyak pengembang yang membangun perumahan di pinggiran. Selain lebih terjangkau, Anda juga bisa mendapatkan rumah baru. Setelah yakin dengan yang Anda incar, segera beri tanda jadi pad apengembang atau pemilik rumah untuk memastikan harga rumah yang diinginkan tidak naik lagi atau diambil orang lain. Langkah selanjutnya yang harus diambil ialah mengajukan kredit ke bank yang dipilih. Bila mengambil rumah melalui pengembang biasanya mereka telah memiliki rekanan bank sendiri sehingga proses ajuan akan lebih mudah.

Tanyakan secara terperinci syarat dan ketentuan apa saja yang dibutuhkan untuk mendapat persetujuan dari bank. Biasanya proses pengajuan memakan waktu lama bisa mencapai lebih dari satu bulan. Selama data dan syarat yang diminta lengkap, biasanya proses pengajuan akan berjalan lancar seperti yang dialami oleh Ari Nursanti (31), karyawati swasta yang juga seorang ibu rumah tangga. "Karena memiliki track record rekening yang jelas dan data lain yang lengkap, proses pengajuan rumah kami ke bank hanya memakan waktu dua minggu saja," paparnya.

Namun tentunya masih ada kemungkinan ajuan anda ditolak. Jangan berkecil hati, masih banyak jalan lain, misalnya cari rumah yang lebih murah atau mengumpulkan uang muka lebih besar terlebih dahulu. Yang pasti memiliki rumah adalah investasi yang menguntungkan.



Sumber Media Cetak : Pikiran Rakyat, 3 November 2013.